MAKANAN

5 Jenis Makanan yang Tidak Disarankan Dikonsumsi Bersama Teh

5 Jenis Makanan yang Tidak Disarankan Dikonsumsi Bersama Teh
5 Jenis Makanan yang Tidak Disarankan Dikonsumsi Bersama Teh

JAKARTA - Sarapan sering menjadi momen penting untuk memulai hari dengan energi penuh. Banyak orang memilih segelas teh hangat sebagai teman sarapan karena kaya antioksidan yang membantu metabolisme. 

Namun, ternyata memadukan teh dengan beberapa jenis makanan tertentu bisa menimbulkan efek yang tidak diinginkan bagi tubuh, termasuk peningkatan berat badan. 

Kebiasaan minum teh bersamaan dengan sarapan tertentu justru dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan menimbulkan gangguan pencernaan seperti asam lambung, perut mulas, sakit perut, perut kembung, hingga heartburn.

Selain itu, konsumsi teh manis di pagi hari bisa membuat kadar gula darah naik-turun dengan cepat, sehingga rasa lapar datang lebih cepat dan membuat kita cenderung makan lebih banyak. Oleh karena itu, membatasi tambahan gula pada teh atau kopi di pagi hari merupakan langkah bijak. 

Alternatif yang lebih sehat adalah memulai pagi dengan segelas air hangat untuk menjaga metabolisme tetap optimal. Berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sarapan bersama teh agar manfaatnya tetap maksimal.

Pengaruh Teh pada Kacang dan Produk Susu

1. Kacang

Kacang merupakan sumber zat besi yang baik bagi tubuh. Namun, ketika dikonsumsi bersamaan dengan teh, kandungan oksalat dan tanin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi. 

Akibatnya, tubuh tidak dapat memanfaatkan nutrisi kacang secara optimal. Untuk tetap mendapatkan manfaatnya, disarankan untuk memberi jarak sekitar satu jam antara konsumsi teh dan kacang. Dengan cara ini, tubuh tetap bisa menyerap zat besi dari kacang tanpa terganggu oleh senyawa dalam teh.

2. Produk Susu

Selain kacang, produk susu juga tidak direkomendasikan dikonsumsi bersamaan dengan teh. Produk seperti krim, keju, dan yogurt bisa menurunkan kadar nutrisi dalam teh, termasuk antioksidan yang sangat dibutuhkan tubuh. 

Kandungan protein dalam susu bahkan bisa mengganggu kinerja antioksidan dalam teh, yang berfungsi melawan peradangan dan menjaga kesehatan jantung. Dengan menunggu beberapa waktu setelah mengonsumsi produk susu, manfaat teh tetap bisa dirasakan secara maksimal.

3. Makanan yang Mengandung Zat Besi

Makanan kaya zat besi, seperti bayam dan kacang lentil, juga sebaiknya tidak langsung dikonsumsi bersama teh. Mengutip The Health Site, kombinasi ini dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Kekurangan zat besi jangka panjang dapat menimbulkan masalah kesehatan, termasuk anemia. 

Oleh karena itu, beri jeda waktu saat ingin mengonsumsi teh dan makanan kaya zat besi agar tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang optimal.

4. Makanan Berlemak

Mengonsumsi teh bersamaan dengan makanan berlemak seperti kentang goreng, pisang goreng, atau makanan gorengan lainnya juga tidak dianjurkan. Lemak dan minyak dalam makanan tersebut dapat menghambat pencernaan dan menyebabkan perut kembung atau refluks asam. 

Selain itu, lemak juga bisa menurunkan efektivitas antioksidan dalam teh. Jadi, meskipun makanan berlemak terasa nikmat saat sarapan, sebaiknya dikonsumsi terpisah dari teh untuk menjaga kesehatan pencernaan.pada Makanan Asam

5. Makanan Asam

Buah-buahan dengan kadar asam tinggi, seperti jeruk dan lemon, juga kurang cocok dikonsumsi bersamaan dengan teh. Keasaman yang tinggi dapat menghambat penyerapan antioksidan dari teh sehingga jumlah yang diserap tubuh berkurang. Jika ingin tetap menikmati teh dan buah asam, pastikan konsumsi dalam jumlah wajar dan beri jeda waktu agar manfaat keduanya tetap optimal.

Mengubah kebiasaan sarapan kecil-kecilan, seperti memisahkan konsumsi teh dengan makanan tertentu, bisa membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih efektif. 

Teh tetap menjadi pilihan minuman yang sehat, tetapi cara menikmatinya juga menentukan manfaat yang diperoleh. Dengan menerapkan tips ini, sarapan tidak hanya lebih nikmat, tetapi juga lebih sehat, mengurangi risiko gangguan pencernaan, dan membantu menjaga berat badan tetap ideal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index