Sehari 13 Gempa Guncang Kabupaten Bandung, Terkuat M 2,7

Sehari 13 Gempa Guncang Kabupaten Bandung, Terkuat M 2,7

BERITASELA.ID — Kabupaten Bandung mengalami 13 kali gempa sepanjang Kamis (17/9/2026) dini hari hingga pagi, dengan magnitudo terbesar 2,7 dan kedalaman dangkal 4 km. Getaran terkuat yang tercatat BMKG berkekuatan 2,6 pada pukul 04.59 WIB dirasakan hingga skala III MMI di Pangalengan dan Kertasari.

BMKG mencatat 13 gempa mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sejak pukul 03.33 WIB hingga 06.21 WIB. Seluruh pusat gempa berada di darat, berjarak 19 hingga 29 km dari pusat kota kabupaten.

Gempa dengan magnitudo terbesar terjadi dua kali, masing-masing berkekuatan 2,6 pada 04.59 WIB dan 2,7 pada 06.21 WIB. Keduanya berkedalaman dangkal, yakni 3 km dan 4 km.

Getaran Dirasakan di Pangalengan dan Kertasari

Gempa magnitudo 2,6 pukul 04.59 WIB berlokasi di koordinat 7,22 LS dan 107,60 BT, tepatnya 23 km selatan Kabupaten Bandung. Guncangan dirasakan pada skala III MMI di Pangalengan dan Kertasari.

Skala III MMI berarti getaran terasa nyata di dalam rumah, seakan ada truk yang melintas. Namun, tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa sejauh ini.

Rentetan Gempa Terjadi dalam Rentang Tiga Jam

Rangkaian gempa dimulai pukul 03.33 WIB dengan magnitudo 1,2 di 29 km barat daya Kabupaten Bandung, kedalaman 2 km. Sebanyak 13 gempa tercatat hingga pukul 06.21 WIB.

  • 03.33 WIB — Magnitudo 1,2, kedalaman 2 km, 29 km barat daya
  • 03.56 WIB — Magnitudo 1,9, kedalaman 5 km, 26 km selatan
  • 04.08 WIB — Magnitudo 1,7, kedalaman 3 km, 24 km selatan
  • 04.55 WIB — Magnitudo 1,3, kedalaman 5 km, 19 km tenggara
  • 04.59 WIB — Magnitudo 2,6, kedalaman 3 km, 23 km selatan
  • 05.06 WIB — Magnitudo 2,1, kedalaman 5 km, 26 km selatan
  • 06.00 WIB — Magnitudo 2,0, kedalaman 8 km, 27 km selatan
  • 06.00 WIB — Magnitudo 2,2, kedalaman 4 km, 26 km selatan
  • 06.04 WIB — Magnitudo 2,1, kedalaman 5 km, 23 km tenggara
  • 06.17 WIB — Magnitudo 1,7, kedalaman 5 km, 23 km selatan
  • 06.21 WIB — Magnitudo 2,7, kedalaman 4 km, 27 km selatan

Frekuensi gempa yang tinggi dalam waktu singkat menunjukkan aktivitas sesar lokal di selatan Bandung. Zona tersebut memang dikenal sebagai kawasan rawan gempa dangkal.

Warga Diminta Waspada, Tidak Perlu Panik

Gempa dangkal dengan magnitudo kecil umumnya tidak menimbulkan kerusakan signifikan. Meski begitu, warga di Pangalengan, Kertasari, dan sekitarnya diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat memantau informasi resmi melalui kanal BMKG dan tidak terpengaruh kabar yang tidak dapat diverifikasi. Hingga pukul 06.21 WIB, belum ada laporan kerusakan dari BPBD setempat.

Wilayah selatan Kabupaten Bandung berada di dekat zona sesar aktif yang kerap memicu gempa dangkal. Pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan aktivitas tidak meningkat ke skala yang lebih besar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index