Muhaimin Resmikan Perintis Berdaya Connect, Dorong UMKM Naik Kelas

Muhaimin Resmikan Perintis Berdaya Connect, Dorong UMKM Naik Kelas
Muhaimin Iskandar meresmikan Perintis Berdaya Connect (PBC) di Kota Batu untuk mendorong UMKM naik kelas.

BERITASELA.ID — Peluncuran PBC di Kota Batu merupakan replikasi dari model yang telah berjalan di Bandung. Langkah ini menjadi bagian dari program Perintis Berdaya untuk membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi yang lebih terhubung dan mudah diakses masyarakat.

“Saya sangat berharap Perintis Berdaya Connect Batu ini agar menjadi gerakan transformasi ekosistem usaha yang menjadi penopang pertumbuhan pelaku ekonomi di Kota Batu dan sekitarnya. Kita yakin dengan ekosistem yang baik, program Perintis Berdaya Connect Batu ini menjadikan Kota Batu unggul dibanding kota-kota lainnya di seluruh Indonesia,” kata Muhaimin dalam keterangan resminya.

Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perluasan Akses Pasar

PBC Batu tidak berjalan sendiri. Lembaga ini menggandeng Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Batu, Batu Creative Hub, Komite Ekonomi Kreatif Batu, serta Rumah BUMN Malang.

Skema kolaborasi ini sengaja dirancang terbuka. Mitra lain dipersilakan bergabung sesuai kebutuhan dan potensi daerah, sehingga dukungan bagi pelaku usaha dapat terus bertambah dan berkembang.

Dari Bandung ke Batu: Strategi Perluasan Ekosistem Usaha

Kehadiran PBC di Kota Batu menandai perluasan geografis program ini. Setelah sukses dioperasikan di Bandung, pemerintah kini menguji model serupa di Jawa Timur untuk mengukur efektivitasnya di luar Pulau Jawa bagian barat.

Muhaimin menegaskan target program ini bukan sekadar pendirian fisik, melainkan perubahan cara kerja ekosistem usaha lokal. PBC diharapkan menjadi simpul yang mempertemukan kebutuhan pelaku usaha dengan layanan pembiayaan, pendampingan, dan akses pasar.

Fokus pada Penguatan Ekonomi Kreatif dan Koperasi

Pilihan Kota Batu sebagai lokasi peluncuran tidak lepas dari potensi ekonomi kreatif yang tumbuh pesat di daerah tersebut. Sektor pariwisata dan industri kreatif yang berkembang menjadi alasan utama program ini dihadirkan di kota berhawa sejuk itu.

Dengan melibatkan Batu Creative Hub dan Komite Ekonomi Kreatif Batu, PBC diharapkan mampu menjawab persoalan klasik yang kerap dihadapi pelaku usaha kecil: keterbatasan akses permodalan dan kesulitan menembus rantai pasok modern.

Pemerintah menilai ekosistem yang baik akan menciptakan iklim usaha yang lebih sehat. Hal ini sejalan dengan target Perintis Berdaya untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat akar rumput.

Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal perluasan PBC ke kota-kota lain setelah Batu. Namun, model kolaborasi yang terbuka ini memberi ruang bagi daerah lain untuk mengadopsi skema serupa sesuai karakteristik ekonomi masing-masing.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index