Hexindo Salurkan Alat Berat Bantu Pemulihan Bencana Sumatera

Jumat, 13 Maret 2026 | 10:02:48 WIB
Hexindo Salurkan Alat Berat Bantu Pemulihan Bencana Sumatera

JAKARTA - Upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di berbagai daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga sektor swasta. 

Proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sering kali memerlukan dukungan peralatan dan sumber daya yang memadai agar pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

Hal tersebut juga terlihat dalam proses pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra pada November 2025. Berbagai pihak berupaya mempercepat proses penanganan agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.

Sebagai bagian dari kontribusi terhadap masyarakat, PT Hexindo Adiperkasa Tbk menyalurkan bantuan berupa penggunaan alat berat untuk mendukung proses rehabilitasi di daerah terdampak. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.

Perusahaan menyerahkan penggunaan unit carrier dump Morooka MST800 yang diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan wilayah pascabencana. Penyerahan bantuan ini dilakukan melalui kerja sama dengan PT Berlian Amal Perkasa serta perusahaan asal Jepang Morooka Co., Ltd.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang bertujuan membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana

Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra pada akhir 2025 menyebabkan kerusakan infrastruktur serta mengganggu aktivitas masyarakat di beberapa daerah. Proses pemulihan menjadi langkah penting agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Dalam konteks ini, penggunaan alat berat menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat proses rehabilitasi di lapangan. Alat berat dapat membantu membersihkan material sisa bencana, memindahkan tanah, serta memperbaiki akses jalan yang rusak.

Melalui program CSR tersebut, Hexindo mendonasikan penggunaan unit carrier dump Morooka MST800 yang dirancang untuk bekerja di medan berat. Alat ini dinilai mampu membantu mobilitas logistik di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan konvensional.

Dengan adanya dukungan peralatan ini, proses pembersihan material serta penanganan dampak bencana diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

Dukungan Alat Berat Untuk Rehabilitasi

Presiden Direktur PT Hexindo Adiperkasa Tbk, Dwi Swasono, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi kepada masyarakat, terutama pada situasi darurat seperti bencana alam.

Menurutnya, perusahaan tidak hanya berfokus pada kegiatan bisnis di sektor alat berat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial.

“Sebagai penyedia produk dan layanan alat berat di Indonesia, Hexindo tidak hanya berkomitmen sebagai one stop solutions bagi industri alat berat, tetapi juga terus berupaya berkontribusi bagi masyarakat. Kami berharap penggunaan unit carrier dump Morooka MST800 yang memang dirancang untuk bekerja di medan berat, dapat membantu mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh serta mendukung upaya penanganan di lapangan secara lebih efektif,” ujar Dwi Swasono.

Alat berat yang disalurkan diharapkan dapat mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya yang menjadi salah satu lokasi penanganan bencana.

Kolaborasi Dengan Mitra Industri

Penggunaan carrier dump Morooka dalam proses pemulihan pascabencana bukanlah tanpa alasan. Alat berat tersebut cukup dikenal di Jepang sebagai kendaraan yang sering digunakan dalam berbagai proses penanganan bencana.

Presiden Direktur PT Berlian Amal Perkasa, Daisuke Hirata, bersama Managing Director Morooka Co., Ltd, Noboru Morooka, mencetuskan ide penggunaan carrier dump Morooka untuk membantu proses pemulihan wilayah terdampak bencana.

Melalui kerja sama tersebut, Hexindo menyediakan dukungan berupa truk pengangkut Morooka yang dapat beroperasi di berbagai kondisi medan sulit.

Kolaborasi antara perusahaan Indonesia dan Jepang ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pemulihan wilayah yang terdampak bencana.

Bantuan Tambahan Untuk Wilayah Sumatra

Selain menyerahkan carrier dump Morooka, Hexindo sebelumnya juga memberikan dukungan alat berat lainnya untuk membantu penanganan bencana di wilayah Sumatra.

Perusahaan telah menyediakan sejumlah unit ekskavator ZX210F-5G yang digunakan dalam proses pembersihan material sisa banjir serta perbaikan infrastruktur dasar.

Salah satu wilayah yang menerima bantuan tersebut adalah Kabupaten Aceh Utara. Alat berat digunakan untuk memperbaiki sejumlah lokasi terdampak seperti Desa Sawang, Dusun Lhok Pungki, Gampong Gunci, dan wilayah sekitarnya. Penggunaan ekskavator ini membantu mempercepat proses pembukaan akses jalan serta pembersihan area yang terdampak banjir.

Selain Aceh, dukungan operasional juga disiapkan untuk wilayah Sumatera Barat sesuai dengan kebutuhan penanganan di lapangan. Tidak hanya memberikan bantuan alat berat, Hexindo juga menggalang dana kemanusiaan dari seluruh karyawan perusahaan.

Dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp104.678.705 dan kemudian disalurkan melalui Palang Merah Indonesia Jakarta Timur untuk mendukung operasi tanggap darurat.

Donasi tersebut digunakan untuk membantu penyediaan kebutuhan pokok serta dukungan medis bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, perusahaan ingin menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai pelaku industri alat berat, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keterlibatan sektor swasta dalam proses penanganan bencana diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan wilayah sekaligus membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana yang terjadi.

Terkini