Pete Hegseth vs Dan Driscoll: Menteri Angkatan Darat AS Mundur dari Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 09:56:32 WIB
Menteri Angkatan Darat AS Daniel P. Driscoll menyerahkan surat pengunduran diri kepada Gedung Putih, Selasa (1/9).

BERITASELA.ID — Washington – Gelombang pergantian pejabat di Pentagon kembali berlanjut. Daniel P. Driscoll, Menteri Angkatan Darat AS, dilaporkan telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada Gedung Putih, Selasa (1/9). Ia menjadi nama terbaru yang tersingkir di bawah kepemimpinan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Dua sumber Reuters menyebut hubungan keduanya tidak akur. Driscoll diketahui merupakan sosok dekat Wakil Presiden JD Vance dan selama ini vokal mengkritik langkah Hegseth yang memecat sejumlah jenderal.

Pemicu Konflik: Modernisasi Vs Pemecatan Jenderal

Menurut sumber yang sama, Driscoll menyampaikan kekhawatirannya ihwal transformasi dan kesiapan Angkatan Darat. Ia menilai tindakan Hegseth justru menghambat upaya modernisasi, khususnya melalui pemecatan para perwira tinggi yang dinilai bertanggung jawab.

"Driscoll menyampaikan kekhawatiran kepada pemerintah terkait transformasi dan kesiapan Angkatan Darat, serta tindakan Hegseth yang menghambat upaya-upaya tersebut—khususnya dengan memecat para jenderal yang bertanggung jawab," ujar sumber Reuters.

Pihak Angkatan Darat sendiri menolak berkomentar. Hingga berita ini diturunkan, belum jelas apakah Gedung Putih telah menerima atau menolak pengunduran diri tersebut.

Rekam Jejak: Kritikus Industri Pertahanan Besar

Driscoll menjabat sejak Februari 2025. Selama masa kepemimpinannya, ia mendorong Angkatan Darat lebih tangkas dalam pengadaan senjata murah dan kerap berseteru dengan kontraktor pertahanan skala besar.

"Basis industri pertahanan secara luas, dan perusahaan-perusahaan utama (kontraktor pertahanan) khususnya, telah memperdaya rakyat Amerika, Pentagon, dan Angkatan Darat," ujar Driscoll tahun lalu dalam sebuah pernyataan.

Gedung Putih Buka Suara

Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, membantah narasi negatif seputar pengunduran diri tersebut. Kelly justru menyebut Driscoll berhasil menjalankan agenda Presiden Trump.

"Menteri Driscoll sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump untuk 'Membuat Amerika Kuat Kembali' di Departemen Angkatan Darat dengan memberikan kepemimpinan luar biasa selama operasi militer bersejarah, memulihkan penekanan pada kesiapan dan daya tempur mematikan, membantu negosiasi antara Rusia dan Ukraina, dan banyak lagi," kata Anna Kelly.

Ketegangan di Tengah Perang dengan Iran

Mundurnya Driscoll terjadi di tengah situasi krusial. Amerika Serikat masih terlibat dalam perang dengan Iran, dan ribuan tentara Angkatan Darat AS dikerahkan di Timur Tengah. Menteri Angkatan Darat bertanggung jawab penuh atas pelatihan dan perlengkapan pasukan, menjadikan posisi ini krusial di tengah operasi aktif berlangsung.

Belum ada pernyataan resmi lanjutan dari Driscoll maupun keluarganya. Pengamat militer menilai pergantian kepemimpinan di tubuh Angkatan Darat berpotensi mengganggu kesinambungan strategi di kawasan, meskipun Pentagon belum memberikan sinyal perubahan arah kebijakan.

Tags

Terkini